Minggu, 06 Mei 2012

Masa kecilku

Waktu aku kecil, aku suka sekali menanam tanaman hias. Hampir setiap kali aku main ke rumah teman kalau melihat tanaman hias, langsung meminta untuk dijadikan bibit tanaman dan dikembangkan dirumah. waktu itu aku berandai-andai seperti ini, "nanti kalau tanaman -tanaman ini sudah berkembang dan tumbuh banyak dan cantik-cantik aku akan jual tanaman ini dengan harga mahal". Namun, karena orang tuaku tidak tahu tujuan dan manfaat aku menanam tanaman hias tadi, tiba-tiba disuatu hari ketika tanamanku sudah tumbuh banyak, namun belum berbunga ibuku berkata,"buat pa sih tanaman seperti ini bikin kotor saja." dan akhirnya tanaman bungaku tadi dihancurkan. sejak saat itu saya jadi tidak suka lagi dengan tanaman.
Setelah aku besar sekarng, aku sadar bahwa waktu itu karakterku terputus oleh perkataan ibuku sendiri.
karakter apa itu?
ya, salah satunya adalah karakter atau jiwa entrepreneur aku. sekarang kadang aku jadi ragu mau memulai sesuatu yang bisa menghasilkan uang karena takut ditengah jalan hancur, yang lainnya adalah bakat bawaanku yaitu naturalis, aku jadi acuh terhadap tanaman. aku bisa mengetahui itu karena aku sekarang sedang melakukan bisnis semi sosial yang bergerak di bidang karakter. sungguh kita harus hati-hati terhadap kata-kata kita dan orang lain di sekitar kita..
itulah tadi sekelumit hikmah tentang jiwa entrepreneur dan karakter bawaan...semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar